Skip to main content

HORAS! TANAH BATAK

Selamat datang di kota Parapat. Disini kita bisa melihat keindahan Danau Toba yang terbentang luas. Danau yang terdapat Pulau Samosir ditengahnya, bisa kita tempuh dengan perjalanan 3 sampai 4 jam dari Kota Medan melalui jalur darat. Ada dua jalur yang bisa kita lewati untuk menuju Danau Toba. Pertama, Melalui Medan - Brastagi kemudian Prapat. Yang Kedua, Medan - Siantar - Prapat kedua nya menyuguhkan pesona lukisan alam yang begitu mempesona. Apalagi jika kita melewati Kota Brastagi, dari sana kita bisa melihat Danau Toba dari Desa Sitongging. 


Pmandangan dari Gunung Sitongging
                                 

                    


Danau Vulkanik yang sudah ternama hingga kemanca Negara ini memiliki Panjang kurang lebih 100 kilometer dan Lebar sekitar 30 meter merupakan Danau terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara.  

Berwisata ke kota Parapat tidak lengkap rasanya jika kita berkunjung kejalan siburak - burak. Disini menyediakan berbagai macam cindera mata untuk oleh - oleh dibawa pulang. Harga nya pun bervariasi mulai dari puluhan, ratusan hingga jutaan Rupiah tergantung besar kecil dan tingkat kesulitan pembuatannya. 

Dari Pelabuhan yang ada di Parapat, kita bisa menuju ke pulau samosir dengan menggunakan feri. Sayangnya, saya belum sempat kesana padahal disana masih banyak lagi tempat tempat wisata yang wajib dikunjungi.


Pemandangan Danau Toba

                             

Birunya Air Danau Toba

                                

Ini kenapa saya selalu tidak pernah bosan setiap kali kesini, yup... karena keindahan pemandangan nya. Apalagi jika kita kesini dalam keadaan cuaca yang cerah, dijamin foto yang kita ambil pasti kelihatan bagus. Setiap momen lebaran tiba, saya dan keluarga mudik ke Padang. Dari Aceh ke Parapat memerlukan waktu yang lumayan bikin pegel pegel badan, tapi setiap lewati Danau ini rasa capek hilang seketika. Pemandangan alamnya yang sangat mengagumkan, dihiasi pohon - pohon pinus yang hijau disekitaran Danau, dan deretan bukit barisan yang bewarna biru dari kejahuan serta udara yang dingin dan sejuk. hah... rasanya males pulang. Pemandangan ini bisa kita nikmati sepanjang jalan Kota Parapat hingga sampai ke Balige. 
wajar saja, tiap kali liburan tiba seperti lebaran, natal dan tahun baru kawasan ini selalu ramai dikunjungi wisatawan. 

Oh iya, tips bagi temen temen yang mabuk darat, sebaiknya minum obat anti mual jika ingin ke Parapat. Sebelum memasuki Kota ini, jalanan agak sedikit berkelok - kelok. 





Selamat berTravelling :)



Foto by : Khairina Yc


Comments

  1. Waaaaah... Aku belum pernah ke sini.. Beberapa kali rencana mau ke Medan gagal mulu :(
    View dari Desa Sitongging itu cakep benerrrr..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iy mbk...
      dari sitongging bs liat air terjun sipiso piso mbk. Gk klh bgus viewnya mbk dee :)

      Delete
  2. Waaaaah... Aku belum pernah ke sini.. Beberapa kali rencana mau ke Medan gagal mulu :(
    View dari Desa Sitongging itu cakep benerrrr..

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Resep Gulai Keladi

Gulai Keladi Banyak Anak siap disantap Talas / keladi sering kita jumpai dan nikmati dalam kehidupan sehari - hari. Tumbuhan berkarbohidrat ini termasuk dalam jenis umbi - umbian. Umbi yang bisa dimasak dengan cara direbus, dikukus maupun digoreng memiliki kandungan vitamin yang sangat banyak diantaranya; zat besi, kalsium, protein, vitamin B dan air.  Memperlancar pencernaan, menogabati bisul dan menyehatkan gigi adalah sekian dari beberapa manfaat keladi / talas yang masih dipandang makanan sebelah mata oleh sebagian orang.  Nah, kali ini saya mencoba mengolah keladi dengan cara yang berbeda dari lainnya. Keladi yang saya gunakan adalah keladi banyak anak ( dikampung saya namanya ini ). Batang yang bercabang banyak dan berukuran lebih kecil dari keladi pada umumnya makanya disebut keladi banyak anak. Rasanya yang manis, gurih dan lembut cocok disajikan bersama nasi hangat.  Di Pariaman asal kampung saya, keladi ini banyak kita jumpai di...

Merajut Mimpi di dalam Do'a

Sore ini, hujan kembali turun. Tetesan air yang terbawa angin membasuhi wajahku berkali – kali seolah – olah membohongi mataku yang tak lagi tahan ingin menangis sejadi – jadinya. Kata orang, hujan   adalah waktu yang paling mustajab untuk berdoa. Tida bosan dan lelah aku terus mengulang – ngulang apa yang aku pinta sembari pasrah dan ikhlas. Satu yang aku yakini, Allah memberikan yang terbaik untuk hambaNya. Suara petir diatas langit menambah rasa cemasku untuk menantikan hari esok. Besok adalah hari terakhir pengurusuan data ( tambahan ) dari siswa undangan yang terpilih ke Universitas Indonesia. Tiga minggu yang lalu sejak penguman di sampaikan, tinggal aku yang belum menyerahkan. Sejak tahu aku lulus di UI Orang tuaku merasa bahagia yang mungkin tak bisa aku jelaskan.   Rasa bangga tampak jelas dari raut wajah kedua orang tuaku yang sudah tidak muda lagi. Ayah dan ibuku seorang petani, aku memiliki dua adik perempuan yang masih duduk dibangku SMP. Atika kelas...

PESONA KEBUN TEH ALAHAN PANJANG

Langit biru, hamparan kebun teh yang hijau, Pohon tua yang masih berdiri dengan kokohnya, sejuknya angin yang bersemilir sampai masuk ketulang dan teriknya panas matahari seolah olah menyambut kedatangan saya waktu itu. Mulai masuk simpang Lubuak Salasiah mata saya tidak berhenti melihat kebun teh yang terbentang luas tak berujung, dari jauh terlihat Gunung Talang yang menjulang tinggi ke langit membuat saya terpukau dengan indahnya alam kampung ini.  w    : gimana ra, kampung aku ? bagus kan... 😂 me :  aaaaa... gilak keren! *sambil menikmati angin yang masuk dari jendela mini bus   w  : pasti betah lah disini..  pas kali cuacanya bagus cuaca kayak gini bagus untuk berfoto dari pada mendung  disini sering hujan  sekarang panas... nanti tiba tiba bisa turun hujan  me : kalo udaranya sedingin ini cuma satu yang awak pikirin  w  : apa tu?  me : mandi pagi hahahah pasti dingin kali ya  w : mandi...